Friday, May 25, 2012

SPSS (Sumpah Pusing Sekali Sya)

Nggak, hari saya nggak bakalan cerita tentang Mariko-sama kok, nggak....

Saya pusing. Banget.

Pernah sakit kepala? Saya pernah. Pernah sakit kepala yang rasanya ada ribuan jarum menusuk kepala tiada henti? Saya pernah. Bahkan saat menulis ini saya mesti merem-melek menahannya.

Selain flu dan skripsi, sakit kepala menahun adalah sahabat karib saya. Terlebih setelah kecelakaan dua tahun lalu, frekuensi sakit kepala yang mendera semakin sering dengan intensitas yang semakin meningkat. Apalagi jika seharian terpanggang panas matahari nan durjana, maka dipastikan saya akan terkapar seharian karena sakit kepala.


Solusi sakit kepala bermacam-macam. Mulai dari tempel koyo sampai minum obat. Saya pilih opsi kedua, minum obat. Dulu saya adalah penenggak Panadol. Namun ya sejak kecelakaan itu Panadol pun sudah tidak mempan. Begitu pun dengan Panadol Merah. Yampun mesakke banget yo aku tuips. Puk-puk dong~

Maka dari itu saya perlu obat level lanjut. Dan pilhan itu jatuh pada Saridon. Obat sakit kepala dari Bayer ini merupakan obat yang paling manjur untuk mengatasi siksaan bernama sakit kepala yang sering mendera saya. Komposisi Parasetamol, Profipenason dan Kafein terbukti ampuh untuk mengusir ribuan jarum yang menusuk-nusuk kepala ini.

Memang katanya Kafein terkenal sebagai zat yang mampu meredakan rasa nyeri di kepala. Namun sungguh sangat selo sekali jika saya harus ngopi pada jam dua pagi hanya untuk meredakan sakit kepala. Makanya saya mending minum Saridon. Ampuhkah? Saya pikir cukup ampuh mengingat parahnya sakit kepala yang sering saya derita. Cukup minum sat utablet dan 15 menit kemudian rasa sakit itu sudah berkurang.

Selain ampuh, obat ini juga lumayan terjangkau. Satu strip dijual dengan harga kurang dari tiga ribu rupiah. Karena murah dan kemasannya praktis, makanya Saridon termasuk obat yang mesti saya bawa ke mana-mana tempat.

Toh bagai kata pepatah, besar pasak daripada tiang, eh bukan, tak ada gading yang tak retak. Obat ini bukannya tanpa efek samping. Konon katanya pemakaian dalam dosis tinggi berfungsi merusak hati. Makanya selalu minum banyak air putih sehabis mengonsumsi Saridon. efek samping lainnya adalah membuat kepala menjadi terasa sangat ringan. Like, benar-benar ringan sehingga kamu mesti mencerna omongan orang yang sedang berbicara denganmu. Makanya jangan heran kalo saya menjadi sedikit lebih bodoh sesaat setelah minum Saridon.

Aish, sudahlah, kepala saya pusing banget suer. Saya mau minum Saridon dulu.

Ciao!



No comments:

Post a Comment